Agrowisata di jawa

Yuk berlibur di berbagai agrowisata menarik di Pulau Jawa!

Sudah kita ketahui bersama bahwa negara kita tercinta ini merupakan negara agraris. Ya, Pertanian kabarnya menjadi sektor utama perekonomian bangsa ini.

Seiring perkembangan zaman, pertanian dan kegiatan-kegiatan didalamnya justru menjadi hal menarik bagi sebagian masyarakat. Hal ini tidak terlepas dari urbanisasi yang terjadi dimana wilayah perdesaan lambat laun berubah menjadi laiknya perkotaan.

Pergeseran daya guna lahan inilah yang akhirnya membuat berbagai kegiatan pertanian menjadi menarik oleh penduduk perkotaan. Menariknya ialah ketertarikan ini ditanggapi positif oleh sebagian penggiat pertanian. Mereka mengonsepkan kegiatan pertanian menjadi suatu kegiatan wisata atau sekarang dikenal dengan istilah Agrowsiata.

Agrowisata sebenarnya sudah cukup lama ada, namun dewasa ini jenis kegiatan wisata di lahan pertanian ini justru semakin menggeliat dan terus dikembangkan sejalan dengan minat masyarakat yang tinggi.

Di Indonesia, daerah Jawa memang menjadi wilayah tersubur. Karena alasan itulah kegiatan agronomi sangat tumbuh subur, sama suburnya seperti wilayah perkotaannya. Hal tersebut akhirnya membuat konsep Agrowisata pun beriring sejalan semakin banyak dan berkembang dengan sangat baik dan menarik.

Berikut kita ulas beberapa agrowisata yang terdapat di wilayah Jawa yang bisa menjadi alternatif destinasi wisata kamu selanjutnya.

1. Rasakan Langsung Asam Manisnya Strawberry di Sweetberry Agrowisata, Puncak – Cianjur

Kawasan Puncak Bogor/Cianjur memang sudah terkenal sebagai kawasan wisata alam dataran tinggi. Lokasinya yang dekat dengan ibukota negara membuat Puncak Bogor selalu menjadi destinasi favorit bagi warga ibukota yang haus akan kesegaran udara. Tak peduli harus bermacet ria, nyatanya tetap saja angka kunjungan selalu tinggi.

Jika kamu bosan dengan nuansa perkebunan teh di kawasan puncak, cobalah menuju daerah Puncak sisi Cianjur tepatnya di Jl. Mariwati, Cipanas, kawasan Villa Apple garden. Di Lahan seluas 3 hektar, terdapat sebuah kawasan Agrowisata yang memfokuskan di bidang perkebunan strawberry.

Dengan tarif masuk hanya sekitar Rp 7.000 saja kamu bisa puas berekrasi di kawasan perkebunan strawberry. kamu juga akan diberikan segelas jus strawberry secara percuma.

Tentu saja yang menjadi atraksi paling menarik ialah wisata memetik buah strawberry langsung dari tangkai tanamannya. Nah, untuk yang satu ini setelah memetik, hasil petikannya akan ditimbang dan kamu harus membayar sekitar Rp 14.000 untuk satu keranjang sedang. Jauh lebih murah dibanding kalian membeli di jalanan tentunya.

Tidak hanya menyediakan wisata petik Strawberry, di sini juga menyediakan paket wisata lain baik untuk individu maupun untuk rombongan seperti pelatihan budidaya strawberry, teknik mengolah strawberry, dan kegiatan rekreasi lain seperti water slide, naik kuda, perahu bebek dan mobil atv.

Agrowisata yang juga ada perkebunan sayur ini, buka setiap hari dari pukul 7 pagi hingga 5 sore.

Sumber foto : http://www.sweetberry-agrowisata.com/

2. Sumedang Juga Punya Wisata Agro Bertema Agroteknobisnis

Sumedang tidak hanya soal tahu dan tahu. Kota/Kabupaten di Jawa Barat ini juga tengah mengembangkan agrowisata dengan basis teknik dan bisnis.

Berlokasi di Desa Nagorak, bagian Selatan dari Kota Sumedang tepatnya sekitar 6 km dari alun-alun kota. Kawasan desa ini berada di dataran tinggi sekitar 900 mdpl sehingga cuaca sejuk dan dingin akan langsung menyapa.

Selama perjalanan yang cenderung menanjak dan berkelok, kamu sudah akan disambut dengan panorama pertanian dan pegunungan khas perdesaan.

Hanya dengan tiket masuk sebesar Rp 1000 saja, kamu sudah bisa menikmati beragam fasilitas yang disediakan di kawasan yang lebih dikenal dengan nama KAS alias Kawasan Agroteknobisnis Sumedang.

Di kawasan perdesaan ini, kamu akan mendapatkan pengalam wisata pertanian yang cukup lengkap, dari mulai pertanian sawah, perkebunan, budidaya tanaman buah, perikanan, hingga ke peternakan.

Memetik buah, bercocok tanam, belajar budidaya, memancing, beternak semua bisa dilakukan. Ya, semua terpadu sehingga kamu sudah seperti mendapat keuntungan lebih hanya di satu tempat. Tidak hanya berwisata, kamu tentu akan belajar banyak untuk inspirasi yang bisa dibawa pulang.

Kamu yang berencana menginap juga tak perlu khawatir karena tersedia homestay yang sengaja disediakan untuk melengkapi fasilitas wisata yang ada. Tak hanya itu, jika kamu merasa kurang menantang jika menginap di kamar, kamu bisa menyewa tenda untuk melakukan camping di kawasanpegunungan Puncakunjang. Di salah satu spot di ketinggian sekitar 1400 mdpl juga terdapat rumah pohon.

kas.jpg.0629e2a4d2246dd8185408520a79a008

Sumber foto : http://www.wisatajakarta.co.id/2015/02/tempat-wisata-di-sumedang-kas.html

3. Berada di Kaki Gunung Slamet, Agrowisata Lembah Asri di Purbalingga Juga Menarik untuk Dikunjungi

Purbalingga, salah satukabupaten di Jawa Tengah ini ternyata memiliki wisata pertanian yang cukup besar dan terkenal. Bernama Agrowisata Lembah Asri, awalnya tempat wisata alam satu ini lebih dikenal dengan nama Rest Area atau Kebun Stroberi.

Kebun Strawberry memang menjadi perkebunan utama di kawasan yang berada di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah ini. Namun, semenjak tahun 2014 silam, pengembangan kawasan wisata terus digencarkan melihat animo masyakarat yang cukup baik.

Bagi kamu yang tertarik berwisata petik Strawberry, cukup mengeluarkan biaya Rp 15.000 untuk dengan puasnya memetik dan memakan Strawberry langsung di tempat. Tentu saja jika ingin membawa pulang, ada biaya tambahannya sebesar Rp 25.000 per kilogramnya.

Tidak hanya itu tentang perkebunan, kawasan agrowisata ini juga menyediakan wahana rekreasi alam seperti flying fox, ATV, paint ball, hingga berkuda. Cukup komplit untuk menikmati wisata alam dalam satu lokasi, apalagi bagi kamu yang berwisata dengan anak kecil tentu lokasi wisata ini sangat cocok untuk melatih keberanian dan pengetahuan mereka.

Puas bermain outbound, bersantai dibawah pepohonan pinus atau di gazebi dengan panorama alam pegunungan yang menghijau tentu sangat menyegarkan. Bahkan kamu yang mau menginap di homestay atau dengan camping menggunakan tenda.

purbalingga.png.c8e80497be397fb88e9c0221

https://instagram.com/ exploreserangpbg

4. Agrowisata Kalibendo di Banyuwangi ini, Ternyata Menjadi Produsen Kopi Robusta Kualitas Terbaik di Indonesia

Berada di areal perkebunan Kalibendo milik perusahaan besar, Agrowisata Kalibendo sekarang menjadi salah satu destinasi wisata yang cukup populer seiring nama Banyuwangi yang sedang naik daun sebagai tempat wisata.

Di perkebunan di daerah Glagah ini dapat dijumpai tanaman karet, cengkeh, dan terutama kopi sebagai andalan utama untuk kegiatan agrowisata. Kopi di perkebunan ini merupakan jenis arabica dan robusta. Untuk jenis Robusta, dianggap sebagai Kopi Robusta kualitas nomor wahid di Indonesia. Selain itu, karena naik daunnya kopi luwak membuat pengelola mengembangkan kreasinya dengan merambah produksi kopi luwak pula.

Kawasan agrowisatanya sendiri dapat dilalui dengan menaiki puluhan anak tangga atau jika memungkinkan menggunakan sepeda gunung. Sesampainya di atas, terdapat tiga pos yang siap menyambut. Pertama ialah pos bernama Pondok Robusta. Di pondok yang berupa bangunan tradisional tersebut, kalian bisa menemukan beragam jenis kopi dari mulai arabica, luwak, dan tentunya robusta.

Puas menyeruput kopi pilihan atau membeli kopi untuk buah tangan, kamu bisa melanjutkan berjalan kaki atau bersepeda menuju pos berikutnya yaitu wisata karet. Hutan karet yang luas berpadu dengan panorama alami sekitarnya tidak hanya membuat kamu belajar tentang produksi karet tapi juga menyegarkan pikiran.

Terakhir ialah pos pabrik untuk mengenal prosos produksi dari mulai memilah hingga mengolah biji kopi menjadi kopi bubuk yang siap diminum.

Karena berada di lereng pegunungan, nuansa sejuk tentu akan sangat mendominasi. Selain itu, panorama alam dan kekayaan alam lainnya juga menjadi daya tarik lain selain agrowisata. Dalam perjalanan menuju hutan karet, ada sungai alami yang terkenal karena sangat jernih dan menyegarkan. Selain itu, air terjun yang sering disebut Air Terjun Kalibendo juga tak kalah menawannya untuk melengkapi kegiatan wisata di agrowisata ini.

kalibendo.jpg.8c9a693748d0b76e30488bfee2

Sungai Kalibendo, via https://www.pinterest.com/ Tania Rahma

5. Salah Satu Pioneer Agrowisata di Indonesia ini, Tentu Jangan Dilewatkan Begitu Saja

Bernama Kusuma Agrowisata, tempat wisata berbasis pertanian ini berada di Kota Wisata Batu, Malang, Jawa Timur tepatnya di Jl. Abdul Gani Atas.

Mendengar kata Malang mungkin yang terlintas dipikiran ialah Apel. Ya, di agrowisata ini menawarkan wisata pertanian apel sebagai tema utama selain juga wisata buah lainnya.

Seperti pada judulnya, Kusuma Agrowisata memang mentakbirkan dirinya sebagai salah satu pioneer kegiatan wisata berbasis agronomi di Indonesia karena sudah berdiri sejak tahun 1991.

Ada beberapa paket yang ditawarkan di Kusuma Agrowisata, yang termurah ialah seharga Rp 55.000 untuk weekday dan Rp 60.000 untuk weekend. Tiket masuk ini sudah termasuk yogurt, jus buah, memetik 2 buah apel, 2 jambu atau jeruk, dan roti bakar secara percuma.

Selain apel, ada juga wisata petik strawberry dengan tarif yang serupa dengan wisata petik apel. Keduanya sama-sama menarik dan menyenangkan.

Tak puas hanya sekedar wisata memetik buah, kamu bisa juga ikut outbound seperti flying fox, ATV funride, Menunggang Kuda, Air Softgun, wahana Air, dan masih banyak lainnya. Tarif untuk permainan individu (bukan rombongan) mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 180.000.

Kelebihan lain dari Kusuma Agrowisata selain fasilitas outbundnya yang lengkap dan memadai ialah tersedianya restaurant Apple House dan Strawberry House dengan beragam menu spesialnya.

Kusuma Agrowisata juga menyediakan hotel untuk kamu yang berminat menginap merasakan sejuknya cuaca di ketinggian sekitar 1000 mdpl tersebut.

Kamu yang berminat datang, Kusuma Agrowisata buka setiap hari dari pukul 8 pagi hingga 5 sore.

sumber foto : http://media.halomalang.com/media/

6. Berkonsep Taman Wisata, Sondokoro Siap Menghadirkan Kesan Berbeda dari Agrowisata

Jika biasanya Agrowisata sangat identik dengan wisata ditengah-tengah perkebunan atau persawahan, maka kesan tersebut akan sedikit berubah ketika menyambangi Agrowisata di Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah ini.

Sondokoro, begitulah nama agrowisata satu ini. Berjarak sekitar 12 km dari Kota Solo, konsep agrowisata yang dihadirkan ialah memadukan tema perkebunan, industri, edukasi, dan agrowisata tentunya.

Kawasan ini awalnya hanya merupakan areal Pabrik Gula Tasik Madoe yang masih terus beroperasi hingga saat ini. Pabrik tua tersebut juga dikelilingi bangunan-bangunan tua lainnya serta lokomotif tua yang masih bisa dijalankan.

Wisata agrowisata memang ditekankan pada produksi gula dari tebu. Pengunjung bisa mengunjungi pabrik dan belajar langsung proses pengolahan tebu. Jika datang saat musim giling, maka kamu juga mendapat bonus karena bisa melihat proses penggilingannya.

Tiket masuk yang hanya sebesar Rp 5000 saja, dan kamu bisa menikmati kawasan wisata menarik ini. Karena tidak seperti areal agrowisata umumnya yang mungkin harus berkotor-kotoran, maka Sondokoro bisa lebih luas menggaet pengunjung dari berbagai kalangan. Mereka tetap bisa merasakan sensasi agronomi dan pengetahuan, tapi juga mendapatkan kepuasan rekreasi dari wahana-wahana yang tersedia.

Ya, di sini juga tersedia beberapa wahana permainan baik untuk anak maupun dewasa seperti flying fox, panjat tebing, jembatan gantun, waterboom, dan terutama berwisata menggunakan kereta uap.

Kereta uap kuno yang masih beroperasi tersebut menyediakan beberapa paket dengan tarif hanya sekitar Rp 5000 saja perorang untuk berkeliling kawasan pabrik gula dan tebu.

Bagi kamu yang sudah lelah berkeliling dan ingin bersantai, bisa menuju sebuah plaza yang dilengkapai gazebo-gazebo untuk beristirahat sembari menikmati pemandangan taman.

Jangan lupa membeli buah tangan karena terdapat juga pedagang souvenir yang menjajakan barang dagangannya di kawasan wisata agro ini.

sondokoro-karanganyar.jpg.12b1e4d18f743d

Wisata Lokomotif Tua, via http://wisata.surakarta.info/

7. Sleman Juga Punya Agrowisata Khusus Salak Pondoh

Buah bersisik alias Salak memang sudah tidak asing lagi dikehidupan masyarakat Indonesia. Meskipun mungkin tidak bisa dijumpai sepanjang tahun, namun buah ini tetap menjadi idola karena rasa dan teksturnya yang khas.

Di daerah Sleman, Jogjakarta ternyata juga mengembangkan konsep agrowisata khusus untuk perkebunan Salah jenis Pondoh. Agrowisata Turi Sleman, begitu biasanya perkebunan salak ini dikenal.

Lokasi perisis nya berada di kampung Gadung, Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Jogjakarta. Jaraknya ialah sekitar 25 km arah utara dari Kota Jogja. Jika menggunakan angkutan umum, kamu bisa naik bus Yogya – Magelang dan turun di RSU Murangan. Kemudian dilanjutkan dengan angkot langsung menuju agrowisata ini.

Kawasan perkebunan ini juga dikelilingi permukiman warga yang juga mengolah perkebunan. Di depan rumah mereka biasa memilah-milah salak untuk kemudian didistribusikan.

Kamu yang ingin merasakan sensasi berkeliling masuk ke perkebunan juga bisa dilakukan namun tentu harus sangat berhati-hati. Hal ini karena pohon salak memiliki duri dan ditambah lagi ukurannya yang pendek dan berdekatan tentu akan menyulitkan. Kurang lebih mirip dengan perkebunan kelapa sawit.

Di kebun ini sendiri terdapat sekitar 17 jenis salak dari mulai Salak Pondoh Kualitas Super, Salak Pondok Kuning, Salak Manggala, Salak gading, Salak Bali, Salak Semeru, dan lain sebagainya.

Tarif wisata petik salak ialah Rp 10.000 saja dimana kamu bisa puas memetik dan memilih Salak langsung dari pohonnya. Jika berminat puas memetik buah, datanglah saat musim panen yaitu sekitar bulan Mei-Juni atau November-Desember. Pengunjung juga tentu bisa membeli buah salak langsung sebagai oleh-oleh dengan harga lebih murah dari di pasaran yaitu sekitar Rp 5000 saja perkilonya.

Tidak cukup sekedar wisata di kebun salak, pengembangan sebagai kawasan wisata seluas 27 hektar tersebut juga dilakukan dengan membuat perkebunan lain berupa tanaman obat seperti temulawak, jahe, kencur, dan sebagainya. Selain agrowisata, ada pula pengembangan lain yaitu Wisata Taman Air yang memperkaya variasi jenis rekrasi.

panen-salak-pondoh.jpg.abc4278bdbd428430

Sumber foto : http://yogyakarta.panduanwisata.id/files/2012/07/panen-salak-pondoh.jpg

Sumber:

http://jalan2.com/forum/blogs/entry/1231-yuk-berlibur-ke-berbagai-agrowisata-menarik-di-pulau-jawa/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s