Soal dan jawaban UAS Akuntansi Keuangan Lanjutan 1

SOAL PILIHAN GANDA

  1. Penjualan yang dilakukan dengan perjanjian dimana pembayarannya dilakukan secara bertahap disebut dengan ?

a. Penjualan Kredit

b. Penjualan Tunai

          c. Penjualan Angsuran

d. Penjualan Bersyarat

e. Penjualan Minimum

2. Suatu bentuk perjanjian dimana salah satu pihak yng memiliki barang    menyerahkan sejumlah barang kepada pihak lin untuk dijualkan dengan memberikan komisi tertentu adalah?

a. Kosinyasi

b. Lease Purchase

c. Komisi

d. Sales Contract

e. Salesman

3. Pihak yang menyerahkan barang dalam kosinyasi disebut?

a. Cosignee

b. Commision Merchan

c. Faktor

d. Consignor

e. Conduktor

4. Yang bukan karakteristik konsinyasi adalah?

a. Barang-barang konsinyasi harus dilaporkan sebagai persediaan oleh pengamat

b. Pengiriman barang konsinyasi tidak mengakibatkan timbulnya pendapatan dan tidak boleh dipakai sebagai kriteria untuk mengakui pendapatan

c. Pihak pegamat sebagai pemilik, tetap bertanggungjawab terhadap semua biaya yang berhubungan dengan barang konsinyasi

d. Barang-barang konsinyasi boleh diperhitungkan sebagai persediaan oleh komisioner

e. Komisioner dalam batas kemampuannya mempunyai kewajiban untuk menjaga keamanan keselamatan barang konsinyasi yang diterimanya

5. Membuat laporan secara periodik tentang barang yang diterima, dijual dan barang yang masih dalam persediaan merupakan

a. Hak Consignor

b. Kewajibn Komisioner

c. Hak Consignee

d. Kewajiban Consignee

e. Kewajiban Polisi

6. Penggabungan usaha yang membentuk sebuah perusahaan baru dengan tujuan khusus untuk membeli aktiva dan mengakui hutang dari dua atau lebih perusahaan yang telah ada disebut?

a. Konsolidasi

b. Likuidasi

c. Merger

d. Akuisisi

7. Pada penggabungan usaha melalui pembelian (purchases), alat tukar yang diberikan dapat berupa

a. Kas

b. Modal

c. Hutang

d. Kerugian

e. Pendapatan

8. Persoalan yang timbul dalam penggabungan perusahaan adalah kontribusi relatif perusahaan yang bergabung jika perusahaan baru

a. Membeli seluruh aset perusahaan lama

b. Mengeluarkan saham sebagai investigasi

c. Membeli sebagian aset perusahaan baru

d. Mendapat kas

e. Membayar piutang

9. Suatu anggota merupak agen dari persekutuan berusaha untuk mencapai tujuan usahanya ini adalah karakteristik persekutuan yang disebut dengan

a. Mutual Agency

b. Limited Life

c. Unlimited Liability

d. Ownership Of Interest In A Partnership

e. Limited Cash

10. Yang bukan termasuk karakteristik persekutuan adalah

a. Berusaha bersama-sama

b. Jangka waktu terbatas

c. Tanggung jawab yang tidak terbatas

d. Tanggung jawab yang terbatas

e. Memiliki hak dalam persekutuan

11. Setiap anggota dalam General Partnership disebut

a. Sekutu Umum

b. Sekutu Khusus

c. Sekutu Bebas

d. Sekutu Terbatas

e. Sekutu Amerika

12. Saldo modal A adalah Rp 50.000, modal B adalah Rp 30.000, modal C adalah Rp 20.000. Pembagian L/R masing-masing A = 45%, B = 35%, dan C = 20%. Tn. O ingin masuk menjadi anggota dengan meyerahkan uang Rp 40.000 untuk penyertaan sebanyak 25% dari modal persekutuan yang baru. Berapa tambahan modal Tn. A

a. Rp 2.250

b. Rp 1.750

c. Rp 1.000

d. Rp 40.000

e. Rp 10.000

13. Pengusahaan suatu proyek tertentu yang dilakukan oleh satu unit tertentu disebut

a. Join Venture

b. Single Venture

c. Double Venture

d. Five Venture

e. Six Venture

14. Kerjasama antara dua orang/badan usaha atau lebih untuk mengusahakan usaha disebut

a. Join Venture

b. Single Venture

c. Double Venture

d. Five Venture

e. Six Venture

15. Joint Venture ada dua macam, yaitu

a. Pembukuan JV terpisah dari pembukuan anggota

b. Pembukuan JV tidak terpisah dari pembukuan anggota

c. Pembukuan emnggunakan metode FIFO

d. a & b benar

e. a & c benar

16. goodwill dihitung dari selisih harga perolehan dengan

a. Nilai buku aktiva netto

b. Nilai wajar seluruh aktiva dikurangi nilai wajar utang

c. Nilai wajar aktiva berwujud dikurangi nilai wjar utang

d. Jumlah aktiva tidak berwujud dikurangi nilai wajar utang

e. Nilai buku aktiva bruto

17. Goodwill yang terjadi pada penggabungan usaha lewat akuisisi akan dicatat pada saat

a. Terjadinya Transaksi

b. Cost lebih besar daripada nilai buku

c. Disusun Laporan Konsolidasi

d. Nilai wajar pasar lebih besar daripada nilai buku

18. Proses pembayaran kembali hutang-hutang kepada para kreditur dan pembayaran kembali sisa modal kepada para anggota disebut

a. Proses Likuidasi

b. Proses Realisasi

c. Likuid

d. Reboisasi

e. Rehabilitas

19. Proses yang terjadi setelah proses realisasi adalah

a. Proses Likuidasi

b. Proses Realisasi

c. Likuid

d. Reboisasi

e. Rehabilitas

20. Tahap kedua dalam proses pembubaran persekutuan adalah

a. Realisasi

b. Likuidasi

c. Pengadilan

d. a & b benar

e. a & c benar

 

SOAL ESAI

  1. Bagaimana pembubaran persekutuan oleh pemilik?

Jawab:

Suatu persekutuan dikatakan bubar apabila persetujuan awal para sekutu untuk menjalankan usaha bersama-sama dilanggar dan tidak berlaku lagi. Misalnya, persekutuan secara otomatis bubar jika salah seorang sekutu meninggal dunia. Apabila timbul perselisihan diantara para sekutu, maka atas permintaan seorang sekutu atau lebih pengadilan dapat memutuskan pembubaran persekutuan firma.

  1. Apa yang dimaksud likuidasi?

Jawab:

Pembubaran perusahaan oleh likuiditor dan sekaligus pemberesan dengan cara melakukan penjualan harta perusahaan, penagihan hutang, pelunasan utang, dan penyelesaian sisa harta atau utang diantara para pemilik

 

 

NAMA      : TAMARA TIA RIZKA C

NIM          : 15.03.013

Iklan

Apa itu penggabungan usaha ?

Penggabungan Usaha adalah penyatuan entitas-entitas usaha. Penggabungan entitas usaha yang terpisah adalah suatu alternatif perluasan secara internal melalui akuisisi atau pengembangan kekayaan perusahaan secara bertahap, dan seringkali memberikan manfaat bagi semua entitas yang bersatu dan pemiliknya.

Dunia usaha semakin lama semakin berkembang dan persaingan dalam jenis produk, mutu produk, maupun pemasarannya semakin ramai dan ketat sehingga seringkali timbul persaingan yang tidak sehat dan saling mengalahkan. Untuk mengatasi adanya saling merugikan antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lain, perlu kiranya diadakan suatu bentuk kerja sama yang saling menguntungkan. Salah satu bentuk kerjasama yang dapat ditempuh adalah dengan melalui penggabungan usaha antara dua atau lebih perusahaan dengan perusahaan yang lain baik yang sejenis maupun yang tidak sejenis.

Berdasarkan pernyataan standar akuntansi keuangan (PSAK) No. 22 paragraf 08 tahun 1999: ”Penggabungan usaha (business combination) adalah pernyataan dua atau lebih perusahaan yang terpisah menjadi satu entitas ekonomi karena satu perusahaan menyatu dengan (uniting wiith) perusahaan lain atau memperoleh kendali (control) atas aktiva dan operasi perusahaan lain”

Sifat Penggabungan Usaha

  • Horizontal integration: Adalah penggabungan perusahaan-perusahaan dalam lini usaha atau pasar yang sama, misalnya perusahaan consumer product bergabung dengan perusahaan consumer product juga.
  • Vertical integration: Adalah penggabungan dua atau lebih perusahaan dengan operasi yang berbeda, secara berturut-turut, tahapan produksi dan atau distribusi yang sama, misalnya Merck & Co salah satu produsen obat terbesar, mengakuisisi Medco Containment Services, Inc, distributor obat-obatan dokter. Penggabungan usaha secara integrasi vertikal ini diharapkan dapat mengurangi biaya pengiriman obat-obatan ke pasar
  • Conglomeration: Adalah penggabungan perusahaan-perusahaan dengan produk dan atau jasa yang tidak saling berhubungan dan bermacam-macam. Suatu perusahaan melakan diversifikasi untuk mengurangi risiko yang ada pada lini usaha tertentu, atau untuk mengimbangi perubahan penghasilan, seperti kegunaan akuisisi pada perusahaan manufaktur.

Alasan-Alasan Penggabungan Usaha

Jika perluasan adalah sasaran utama dari perusahaan, mengapa usaha diperluas melalui penggabungan dan bukan dengan melakukan konstruksi fasilitas-fasilitas baru? Beberapa alasan yang mungkin untuk memilih penggabungan usaha sebagai alat perluasan adalah:

  • Manfaat Biaya (Cost Adventage): Seringkali lebih murah bagi perusahaan untuk memperoleh fasilitas yang dibutuhkan melalui pengembangan. Hal ini benar, terutama pada periode inflasi.
  • Risiko Lebih Rendah (Lower Risk). Membeli lini produk dan pasar yang telah didirikan biasanya lebih kecil risikonya dibandingkan dengan mengembangkan produk baru dan pasarnya. Penggabungan usaha kurang berisiko terutama ketika tujuannya adalah diversifikasi.
  • Penundaan Operasi Pengurangan (Fewer Operating Delays): Fasilitas-fasilitas pabrik yang diperoleh melalui penggabungan usaha dapat diharapkan untuk segera beroperasi dan memenuhi peraturan yang berhubungan dengan lingkungan dan peraturan pemerintah yang lainnya.
  • Mencegah Pengambilalihan (Avoidance of Takeovers): Beberapa perusahaan bergabung untuk mencegah pengakuisisian diantara mereka. Karena perusahaan-perusahaan yang lebih kecil cenderung lebih mudah diserang untuk diambilalih, beberapa di antara mereka memakai strategi pembeli yang agresif sebagai pertahanan terbaik melawan usaha pengambilalihan oleh perusahaan lain. Perusahaan-perusahaan dengan rasio hutang-terhadap ekuitas yang tinggi biasanya bukan merupakan calon pengambilalih yang menarik. Dalam industri perbankan, contohnya, bank-bank yang independent mengakuisisi bank-bank tetangganya untuk memperluas pangsa pasar (market share) dan berkembang menjadi bank regional. Bank menggunakan penggabungan sebagai suatu cara untuk mencegah pengambilalihan oleh bank asing.
  • Akuisisi Harta Tidak Berwujud (Acquisition of Intangible Assets): Penggabungan usaha melibatkan penggabungan sumber daya tidak berwujud maupun berwujud.

Bentuk Penggabungan Usaha

Adapun bentuk-bentuk penggabungan usaha menurut Arifin S (2002 : 240-241) dapat dibedakan ke dalam beberapa golongan, antara lain sebagai berikut :

  1. Ditinjau dari bentuk penggabungannya, terdapat tiga bentuk penggabungan usaha sebagai berikut :
  • Penggabungan horisontal, yaitu penggabungan perusahaan-perusahaan yang sejenis yang menjadi satu perusahaan yang lebih besar. Pada umumnya dasar dibentuknya penggabungan usaha ini adalah untuk menghindari adanya persaingan diantara perusahaan yang sejenis dan meningkatkan efisiensi diantara perusahaan-perusahaan yang bersangkutan tersebut.
  • Penggabungan vertikal, yaitu penggabungan perusahaan yang sebelumnya, keduanya mempunyai hubungan yang saling menguntungkan, misalnya suatu perusahaan lain yang kemudian pemasok (supplier) bahan baku perusahaan lain yang kemudian bergabung agar dapat terjaga adanya kepastian bahan baku dan kontinuitas produksi.
  • Penggabungan konglomerat, yaitu merupakan kombinasi dari penggabungan horisontal dan vertikal. Penggabungan konglomerat ini merupakan gabungan dari perusahaan-perusahaan yang memiliki usaha yang berlainan misalnya perusahaan angkutan bergabung dengan perusahaan jasa hotel dan perusahaan makanan (catering).

2. Sedangkan dari segi hukumnya, penggabungan usaha dibagi menjadi :

  • Merger, yaitu penggabungan usaha dengan cara satu perusahaan membeli perusahaan lain yang kemudian perusahaan yang dibelinya tersebut menjadi anak perusahaannya atau dibubarkan. Perusahaan yang dibelinya sudah tidak mempunyai status hukum lagi dan yang mempunyai status hukum adalah perusahaan yang membelinya.
  • Konsolidasi, merupakan bentuk lain dari merger, yaitu penggabungan usaha dengan cara satu perusahaan bergabung dengan perusahaan lain membentuk satu perusahaan baru
  • Afiliasi, yaitu penggabungan usaha dengan cara membeli sebagian besar saham atau seluruh saham perusahaan lain tntuk memperoleh hak pengendalian (controlling interest). Perusahaan yang dikuasai tersebut tidak kehilangan status hukumnya dan masih beroperasi sebagaimana perusahaan lainnya.

Metode Akuntansi untuk Penggabungan Usaha

A. Metode Penyatuan Kepemilikan (by pooling of interest method)

Suatu penggabungan usaha yang memenuhi kriteria PSAK tahun 2007 No. 22 untuk penyatuan kepemilikan harus dipertanggungjawabkan sesuai dengan metode penyatuan. Dalam metode penyatuan kepemilikan, diasumsikan bahwa kepemilikan perusahaan-perusahaan yang bergabung adalah satu kesatuan dan secara relatif tetap tidak berubah pada entitas akuntansi yang baru. Karena tidak ada salah satupun dari perusahaan-perusahaan yang bergabung telah dianggap memperoleh perusahaan-perusahaan yang bergabung lainnya, tidak ada pembelian, tidak ada harga pembelian, sehingga karenanya tidak ada dasar pertanggungjawaban yang baru.

Pada metode penyatuan, aktiva dan kewajiban dari perusahaan-perusahaan yang bergabung dimasukkan dalam entitas gabungan sebesar nilai bukunya. Oleh karena itu setiap goodwill pada buku masing-masing perusahaan yang bergabung akan dimasukkan sebagai aktiva pada entitas yang masih beroperasi (disatukan). Laba ditahan dari perusahaan-perusahaan yang bergabung juga dimasukkan dalam entitas yang disatukan, dan pendapatan yang bergabung untuk seluruh tahun dengan mengabaikan tanggal penggabungan usaha dilakukan.

Perusahaan-perusahaan terpisah dalam suatu penggabungan usaha masing-masing dapat menggunakan metode akuntansi yang berbeda untuk mencatat aktiva dan kewajiabannya. Dalam penggabungan secara penyatuan kepemilikan, jumlah yang dicatat oleh masing-masing perusahaan dengan menggunakan metode akuntansi yang berbeda dapat disesuaikan menjadi dasar akuntansi yang sama apabila perusahaan tersebut diperlukan oleh perusahaan lainnya. Perubahan metode akuntansi untuk menyesuaikan masing-masing harus berlaku surut, dan laporan-laporan keuangan yang disajikan untuk periode-periode sebelumnya harus disajikan kembali (restated).

Prosedur Akuntansi Penggabungan usaha by Metode Pooling Of Interest

  1. Semua aktiva dan kewajiban milik perusahaan yang bergabung dinilai pada nilai buku saat diadakan penggabungan
  2. Besarnya nilai investasi pada perusahaan yang bergabung sebesar jumlah modal perusahaan yang digabung atau sebesar aktiva bersih perusahaan yang digabung
  3. Bila terjadi selisih antara jumlah yang dibukukan sebagai modal saham yang diterbitkan ditambah kompensasi pembelian lainnya dalam bentuk kas ataupun aktiva lainnya dengan jumlah aktiva bersih yang diperoleh, maka harus diadakan penyesuaian terhadap modal perusahaan yang akan digabung
  4. Laporan keuangan gabungan adalah penjumlahan dari laporan keuangan milik perusahaan yang bergabung.

B. Metode Pembelian (by purchase method)

Metode pembelian didasarkan pada asumsi bahwa penggabungan usaha merupakan suatu transaksi yang salah satu entitas memperoleh aktiva bersih dari perusahaan-perusahaan lain yang bergabung. Berdasarkan metode ini perusahaan yang memperoleh atau membeli mencatat aktiva yang diterima dan kewajiban yang ditanggung sebesar nilai wajarnya.

Biaya untuk memperoleh perusahaan (biaya perolehan) ditetapkan dengan cara yang sama seperti pada transaksi lain. Biaya ini dialokasikan pada aktiva dan kewajiban yang dapat diidentifikasikan sesuai dengan nilai wajarnya pada tanggal penggabungan. Menurut PSAK tahun 2007 No.19 setiap kelebihan biaya perolehan atas nilai wajar aktiva bersih yang diperoleh dialokasikan ke goodwill dan diamortisasikan selama maksimum 20 tahun.

Prosedur Akuntansi Penggabungan usaha by Purchase Method

  • Menyesuaikan nilai aktiva dan kewajiban milik perusahaan yang akan digabung sebesar nilai wajarnya
  • Mencatat transaksi penggabungan sebesar nilai investasinya (biaya perolehan). Jika pengakuisisi mengeluarkan saham, maka nilai wajar saham tersebut sebesar harga pasar pada tanggal transaksi penggabunga. Bila harga pasar tidak dapat digunakan sebagai indikator, maka diestimasi secara proporsional perusahaan pengakuisisi atau yang diakuisisi (mana yang lebih dapat ditentukan).
  • Membuat jurnal pemilikan aktiva dan kewajiban dari perusahaan yang digabung. Apabila terjadi selisih antara nilai investasi dengan aktiva bersih yang diterima perusahaan pengakuisisi, maka selisih tersebut dicatat ke dalam rekening goodwill pada kelompok aktiva.

Sumber:

https://asdarmunandar.blogspot.co.id/2012/01/penggabungan-usaha.html?m=1

Agrowisata di Sulawesi

1. Lalombaa, Agrowisata Kakao Pertama di Sulawesi

Pengunjung akan mendapat pengetahuan untuk menghasilkan aroma cokelat

Kebun Kakao

Ingin menikmati suasana asri di tengah kebun Kakao yang merupakan penghasil cokelat? Silahkan mengunjungi Agrowisata Lalombaa Cocoa Village, yang berada di Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara.

https://www.facebook.com/v2.8/plugins/follow.php?app_id=1264934440229219&channel=http%3A%2F%2Fstaticxx.facebook.com%2Fconnect%2Fxd_arbiter%2Fr%2FlY4eZXm_YWu.js%3Fversion%3D42%23cb%3Df31566253285ee8%26domain%3Dm.jitunews.com%26origin%3Dhttp%253A%252F%252Fm.jitunews.com%252Ff1c8708ac004f8%26relation%3Dparent.parent&container_width=0&href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fjitunews&layout=box_count&locale=en_US&sdk=joey&show_faces=false&size=large

11 Mei 2016 07:15 WIB

Lalombaa, Agrowisata Kakao Pertama di Sulawesi

Pengunjung akan mendapat pengetahuan untuk menghasilkan aroma cokelat

Kebun Kakao

Kebun Kakao (Ist)

KOLAKA, JITUNEWS.COM– Ingin menikmati suasana asri di tengah kebun Kakao yang merupakan penghasil cokelat? Silahkan mengunjungi Agrowisata Lalombaa Cocoa Village, yang berada di Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Memasuki kawasan ini, pengunjung akan disuguhi pengalaman menaiki jembatan gantung. Selanjutnya, pengunjung bisa memasuki kawasan wisata yang menghibur. Pada satu sisi terdapat ruang singgah yang berbentuk rumah adat.

Tak jauh dari situ, terdapat gedung theater tempat menampilkan pertujukan seni masyarakat, khususnya petani kakao. Tampilan theater ini seperti bangunan tua ala Yunani.

https://www.facebook.com/v2.8/plugins/follow.php?app_id=1264934440229219&channel=http%3A%2F%2Fstaticxx.facebook.com%2Fconnect%2Fxd_arbiter%2Fr%2FlY4eZXm_YWu.js%3Fversion%3D42%23cb%3Df1de69ce981c724%26domain%3Dm.jitunews.com%26origin%3Dhttp%253A%252F%252Fm.jitunews.com%252Ff83b4a3f6dcbbc%26relation%3Dparent.parent&container_width=0&href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fjitunews&layout=box_count&locale=en_US&sdk=joey&show_faces=false&size=large

11 Mei 2016 07:15 WIB

Lalombaa, Agrowisata Kakao Pertama di Sulawesi

Pengunjung akan mendapat pengetahuan untuk menghasilkan aroma cokelat

Kebun Kakao

Kebun Kakao (Ist)

KOLAKA, JITUNEWS.COM– Ingin menikmati suasana asri di tengah kebun Kakao yang merupakan penghasil cokelat? Silahkan mengunjungi Agrowisata Lalombaa Cocoa Village, yang berada di Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Sebentar Lagi Sido Muncul Akan Sulap 2 Desa Ini Jadi Agrowisata

Memasuki kawasan ini, pengunjung akan disuguhi pengalaman menaiki jembatan gantung. Selanjutnya, pengunjung bisa memasuki kawasan wisata yang menghibur. Pada satu sisi terdapat ruang singgah yang berbentuk rumah adat.

Tak jauh dari situ, terdapat gedung theater tempat menampilkan pertujukan seni masyarakat, khususnya petani kakao. Tampilan theater ini seperti bangunan tua ala Yunani

“Sementara di tempat lain terdapat unit pengolahan biji kakao yang difermentasi. Pengunjung akan mendapat pengetahuan untuk menghasilkan aroma cokelat, maka biji kakao harus difermentasi,” jelas Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara, Bachrun Hanise, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/5).

Kakao

Selain itu, lanjut Bachrun, pengunjung juga dapat menyaksikan bagaimana biji kakao diolah menjadi cokelat. Pada sisi lain terdapat gudang tempat penyimpan biji kakao sebelum dikirim ke pabrik.

Hal paling menarik di lokasi wisata ini yaitu terdapat wahana yang terintegrasi dengan kebun kakao yang tertata rapi dan cukup terawat seluas 300 ha. “Pada saat musim panen, para pengunjungi akan dimanjakan dengan pohon yang penuh dengan buah berwarna merah dan hijau,” ujar Bachrun.

Sementara itu, Bupati Kolaka, Sulawesi Tenggara, Ahmad Safei, menambahkan, agar masyarakat lebih mengenal tanaman kakao hingga menjadi cokelat yang bisa dikonsumsi, area agrowisata ini juga akan dilengkapi dengan galeri cokelat.

Galeri cokelat itu semacam ruang display yang menampilkan produk olahan cokelat yang menggunakan biji kakao dari Kolaka. Selain itu juga ada wahana permainan, air mancur dan pusat kuliner makan. “Sehingga tempat ini cocok dikunjungi bersama keluarga,” ucap Safei.

Safei pun cukup bangga dengan adanya agrowisata ini. Sebab, agrowisata ini bisa dijadikan sebagai education center (pusat pembelajaran) pertama di Sulawesi, yang berbasis kakao dengan target pengujungi turis domestik maupun luar negeri.

Artinya, ujar Safei, melalui kampung kakao ini pengunjung mancanegara akan lebih mengenal bahwa kakao di Indonesia adalah kakao terbaik. Sehingga, di area agrowisata ini juga akan dibangun dibangun resort, dengan pemandangan back to nature bersama petani kakao. Bahkan, juga akan dibangun penginapan bagi parang pengunjung yang ingin bermalam.

“Selain resort, rencananya akan dibangun homestay dengan memanfaatkan rumah warga yang nantinya akan direnovasi,” ucap Safei.

2. Sulteng Promosikan Agro Wisata Sebagai Destinasi

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan mengembangkan dan mempromosikan sektor pertanian meliputi agro wisata di daerah tersebut sebagai potensi destinasi, untuk peningkatan sektor jasa kepariwisataan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sulteng, Hj. Siti Norma Mardjanu menyatakan di Palu, Jumat, sektor pertanian juga bermanfaat untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata potensial di daerah tersebut.

“Pemerintah Sulawesi Tengah lewat Dinas Pariwisata sedang menyususn strategi untuk mensinergikan pengembangan dan promosi wisata atau agrowisata yang ada di Sulteng,” ungkap Norma Mardjanu.

Norma Mardjanu menyatakan pengembangan pariwisata yang memanfaatkan lahan pertanian perlu direncanakan lewat rencana induk pembangunan sektor pariwisata daerah tersebut.

Hal itu, sebut dia agar semua potensi wisata yang telah ditetapkan pemerintah mulai dari potensi agro wisata, kemaritiman, dan industri pariwisata dapat terarah dan bersinergi dalam pengembangannya.

Olehnya, kata dia dibutuhkan keterlibatan semua pihak unsur swasta dan pemerintah eksekutif dan legislatif secara bersama-sama menggodok rencana pembangunan pariwisata yang berkualitas dan terarah.

“Pembangunan kepariwisataan membutuhkan keterlibatan semua pihak, disertai rencana pembangunan yang ideal dan baik serta ditindak lanjuti dengan perhatian serius pemerintah daerah,” ujarnya.

Terkait hal itu perwakilan Dinas Pertanian Sulteng, Gunawan, menyatakan pada seminar rencana induk pembangunan kepariwisataan Sulteng bahwa pemerintah telah menetapkan tiga kawasan sebagai agrowisata.

Tiga kawasan tersebut meliputi tiga desa yaitu agrowisata Tamarenja Kabupaten Donggala, Desa Buranga dan Manggalapi di Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Moutong sebagai potensi pertanian dan wisata.

3. Tampusu, Agrowisata di Sulut

Bukit Tampusu | Sumber Foto:Wikimedia
Provinsi Sulawesi Utara akan memiliki Agrowisata baru. Gubernur Sulawesi Utara, Ollly Dondokambey mengatakan bahwa lokasi peternakan Tampusu, Minahasa yang pernah berjaya pada masa lampau akan dijadikan sebagai daerah tujuan Agrowisata.

”Peternakan sapi akan ditata sebaik mungkin. Lahan akan ditanami tanaman sayur mayur dan buah buahan,” ujarnya. Selain lokasi peternakan, daerah Tampusu juga akan dijadikan hutan wisata, karena kawasan tersebut dikelilingi oleh hutan.

Daerah Tampusu memang dikenal karena keindahan alamnya. Di sana terdapat Bukit Tampusu yang sering dikunjungi oleh mereka yang mempunyai hobi mendaki. Selain pemandangan tanah Minahasa yang indah, para pelancong dapat pula menikmatii keindahan danau Tampusu, yang sekitarnya biasa dijadikan tempat berkemah.

Di desa Tampusu, Kecamatan Remboke juga berdiri Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Regional Sulut. Sekolah ini rencananya akan dikembangkan menjadi daerah kunjungan wisata.

Hal ini pernah diungkapkan oleh Direktur IPDN Dr. Noudy Tendean di Tondano, beberapa bulan yang lalu. ”Kampus IPDN Tampusu akan dikembangkan menjadi lokasi wisata,” ujar Tendean. Letak geografis Kampus IPDN Tampusu memang sangat strategis untuk dijadikan lokasi agrowisata. Pemandangan alam di sekitar kampus sangat indah.

Pengembangan kampus IPDN menjadi daerah wisata akan dilakukan secara bertahap. Namun ditargetkan akan selesai dalam tiga tahun ke depan. Jika semua telah rampung, diharapkan akan lebih banyak lagi wisatawan yang datang berkunjung ke daerah Tampusu, Minahasa.

4. Wisata Agro Buah Muntea Kharisma Butta Toa – Bantaeng

Agro wisata Muntea merupakan satu-satunya tempat wisata di Kabupaten Bantaeng yang menyediakan fruit paradise di lokasi berhawa sejuk, 18 derajat celcius, dan ber­ada pada ketinggian 1.216 meter di atas permukaan laut.

 Strawberry Muntea

Menuju kebun Strawberry (dok. pribadi)

Agrowisata Bantaeng dilengkapi de­ngan lanscape alam hijau dan segar dan topografi berbukit, didominasi dengan tanaman hortikulutura yang tumbuh di atasnya. Tak salah jika pemerintah setempat menetapkan Kabupaten Bantaeng sebagai kampung pariwisata karena potensi yang dimiliki daerah ini. Tim Makassar Terkini tentu saja tidak melewatkan suguhan alam Kota Bantaeng.

Apel dan Strawberry
Jarak perkebunan strawberry dan apel ini sekitar 15 kilometer dari ibukota Kabupaten Banteng. Di lahan seluas 60 hektare yang dikelola secara modern dengan pemeliharaan maksimal, pengunjung dapat menikmati perjalanan menyusuri perkebunan, memetik dan menikmati buah yang disukai. Lokasinya tepat berada di Dusun Muntea, Desa Bonto Lojong, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng.

Medan yang sulit untuk sampai di kawasan Muntea dengan jalur mendaki yang membuat waktu yang ditempuh untuk sampai di lokasi ‘surga buah strawberry dan apel’ ini menjadi agak lama. Pengunjung masih harus melalui jalan berbatu untuk sampai di perkebunan strawberry. Namun hawa yang sejuk dan pemandangan yang hijau dan deretan pohon pinus yang menarik sepanjang perjalanan seolah telah membayar rasa lelah menuju Dusun Muntea ini. Strawberry memang menjadi salah satu budidaya andalan daerah ini.

Kebun Stawberry Muntea

Kebun Stawberry Muntea (dok. pribadi)

Tepat di depan pintu masuk kebun, pengunjung akan ‘disapa’ dengan deretan angka-angka nominal rupiah berwarna putih. Itulah deretan harga yang harus dibayar pengunjung bila ingin masuk ke kebun strawberry, termasuk bila akan memetik dan me­ngambil buah.

Kondisi di Muntea yang berbukit dengan udara yang sejuk, memang sangat cocok bila ditanami dengan apel dan strawberry. Kedua tanaman ini selain tanaman seperti kol, wortel, kentang dan sebagainya, telah membantu secara langsung perekonomian masyarakat sekitar

Awalnya strawberry hanya merupakan tanam­an uji coba yang dilakukan oleh salah seorang pe­tani setempat pada awal November 2005, dan ternyata berhasil hingga menjadi budidaya unggulan sampai sekarang.

Sakura di Muntea
Karena kondisi alam dan ekosistem yang terjaga dengan baik inilah, maka pada pertengahan bulan November 2012 nanti direncanakan di kawasan perkebunan ini akan ditanam pula sekitar 300 benih pohon sakura yang merupakan proyek uji coba. Pohon tersebut akan ditanam pada ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut. Sebelumnya juga tanaman asal Jepang seperti Talas Safira dan Daikong, berhasil tumbuh dengan baik di dusun ini. Wisata di perkebunan ini ternyata pengunjung tidak hanya melulu disuguhi oleh pemandangan kebun strawberry dan apel saja.

Pemandangan Alam Muntea

Pemandangan Alam Muntea (dok. pribadi)

Selain keelokan dunia buah apel dan strawberry, terdapat Air Terjun Muntea yang menjadi salah satu dari tujuh sumber mata air yang ada di daerah ini. Selain untuk kebutuhan air minum dan pertanian serta perkebunan, air terjun ini juga menjadi salah satu objek wisata yang sayang untuk dilewatkan. Di sekitar kawasan wisata perkebunan dan air terjun pula, pengunjung bisa beristirahat di hotel atau wisma yang telah disiapkan oleh pengelola tempat wisata tersebut.

Sumber:

http://m.jitunews.com/read/38018/lalombaa-agrowisata-kakao-pertama-di-sulawesi

https://sulteng.antaranews.com/berita/28767/sulteng-promosikan-agro-wisata-sebagai-destinasi

http://www.agronet.co.id/detail/indeks/berita/115-Tampusu-Agrowisata-di-Sulut

http://jokkajokka.com/wisata-agro-buah-muntea-kharisma-butta-toa-bantaeng/

Agrowisata di Kalimantan

1. Kalimantan Selatan

Provinsi Kalimantan selatan adalah salah satu provinsi yang berada di pulau kalimantan dan beribukota di Banjarmasin. Disana juga terdapat banyak tempat wisata yang sangat potensial dari mulai wisata alam hingga wisata agro. Berikut ini adalah beberapa wisata agro yang ada di Kalimantan Selatan.

1. Agrowisata Desa Bincau

Tempat Wisata Agro ini terletak di desa bincau Kec. Martapura, Banjar, Kalimantan Selatan, Indonesia. Agrowisata ini sangat terkenal di desa Bincau dan juga merupakan andalan dari Kabupaten Banjar , Kalimantan selatan. Tempat wisata ini mengusung tema yaitu makan dan minum di lokasi pembudidayaan ikan di Agrowisata Desa Bincau. Selain itu disana juga terdapat berbagai taman seperti taman Bunga Melati dan Bunga Kenanga. Di desa Bincau juga terdapat beberapa rumah makan yang berada di lokasi tambak atau kolam ikan pembudidayaan yang menyajikan berbagai menu makanan ikan dengan kelezatan yang sangat memikat.

Disini para wisatawan bebas memelih ikanya sendiri dengan secara langsung dapat mengambil ikannya langsung dari tambak dan bisa langsung memasaknya di lokasi tersebut untuk di makan bersama–sama. Disana anda juga bisa sambil menikmati pemandangan taman bunga dengan aroma wangi yang di hasilkan dari bunga melati dan bunga kenanga dan juga akan ditemani ikan yang beraneka ragam jenisnya di kolam di dekat pondokan tempat anda makan. Di lokasi Agrowisata Desa Bincau Kalimantan Selatan ini juga terdapat fasilitas-fasilitas obyek wisata seperti tempat bermain untuk anak-anak, perahu karet Angsa, Perahu Karet Naga,sampan- sampan kecil serta terdapat juga kolam renang serta waterboom.

2. Meek Farm

Pada saat musim durian tiba. Banyak para pedagang yang menggelar dagangannya di pinggir jalan. Itulah keadaan yang anda dapat temukan apabila berekreasi di Meek Farm Agrowisata Kebun Durian Banjarbaru. Tetapi banyak kebun durian yang berada di pelosok. Akses untuk menuju kesana pun sangat sulit. Dengan latar belakang itu pada tahun 1998 bapak Willy memulai suatu langkah untuk mewujudkan cita-citanya memiliki kebun durian. Dengan modal pekarangan yang cukup luas di Kelurahan Guntung Manggis, Banjarbaru, Kalimantan Selatan keinginan itu mulai diretas olehnya. Dengan sedikit demi sedikit ia mendatangkan bibit durian dari Mojokerto. Yang kemudian ia tanam di lahan seluas 10 hektar, sampai akhirnya terdapat sebanyak 600 batang pohon durian berdiri di lahannya

Setelah sepuluh tahun berlalu, bapak Willy mulai menuai hasilnya. Di lahannya terdapat 24 varietas durian yang sudah mulai berbuah. Kebun Willy pun menjadi terkenal. Dan kemudian oleh bapak Willy kebun ini dijadikan sebagai tempat agrowisata yang kemudian diberi nama Meek Farm. Yang kemudian baru diresmikan pada tanggal 11 Nopember 2008 dan Agro Wisata ini diresmikan oleh bapak Rudy Resnawan selaku walikota Banjarbaru.

3. Agropolitan Terantang

wisata agro ini sangat memiliki potensi dengan arah pembangunan Kabupaten Barito Kuala Batola. Ini semua tak lepas dari pengembangan sektor pertanian disana dan juga tidak mengesampingkan sektor pendukung lainnya seperti pendidikan, kesehatan, perkebunan, kehutanan, peternakan dan juga beberapa sektor lainnya.
Disana memang tidak memiliki kekayaan yang berupa pertambangan. Karena Kekuatan perekonomian dari penduduknya sendiri justru bertumpu pada hasil pertaniannya.
Kawasan agropolitan ini dipusatkan di daerah pengairan Terantang dan Belawang, dan kemudian diikuti pengembangan beberapa sentra produksi lainnya. Contohnya sendiri seperti
Kawasan sentra produksi jeruk dan holtikultura yang berbasis dari tanaman padi dan dipusatkan di Kecamatan Belawang, Barambai, Jejangkit, Mandastana, Cerbon dan Marabahan. Untuk kawasan pengembangan sapi potong dan kambing yang berbasis padi dan palawija, ditempatkan di kawasan Kecamatan Wanaraya dan Barambai. Dan juga ditetapkan menjadi kawasan sentra kelapa rakyat di Kecamatan Tamban, kecamatan Mekarsari dan kecamatan Alalak.
selanjutnya adalah sentra perikanan dan kelautan di Kecamatan Tabunganen.
disektor ini pula kabupaten Batola berhasil membudidayakan udang galah yang menjadi komoditas unggulan.

4. Agro Sungai Kambat

Pemerintah dari kabupaten Batola juga menjadikan Wisata Agro Sungai ini di Desa Sungai Kambat, Kecamatan Cerbon yang kemudian dijadikan pusat wisata agro di provinsi kalimantan Selatan. Hal ini dikarenakan di Sungai Kambat terdapat Balai Kasa yang juga merupakan jenis dari tanaman hortikultura. sarana dan prasarana disana pun dibangun dengan cepat, hal ini diharapkan banyak turis mancanegara dan turis lokal yang mau datang mengunjungi Wisata Agro Sungai Kambat. Pemerintah daerah juga berjanji akan membantu pemasaran hasil bibit dan buah-buahan yang ada.

2. Kalimantan Timur

Tanaman yang hijau menjadikan Kalimantan Timur dibanjiri berbagai tanaman yang unik, menyegarkan, dan tentu saja menjadikan wilayah ini lebih terawat dengan karunia yang diturunkan untuk tanah Kalimantan Timur.

Agrowisata menjadi pilihan tepat untuk para pelancong yang ingin menikmati keindahan Provinsi ini. Menikmati keindahan alam merupakan pilihan yang tersedia dengan berbagai fasilitas yang menunjang untuk mempermudah wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk datang ke Kalimantan Timur.

Salah satunya objek wisata yang tersedia adalah Taman Agrowisata Batuah. Sebuah taman yang menyajikan berbagai hasil tanaman dan buah-buahan yang dapat dinikmati langsung dengan fasilitas dan wahana lain yang mampu melunasi keinginan wisatawan untuk berlibur.

Taman Agrowisata Batuah ini terletak di KM.24 Loa Janan yang merupakan jalan utama antara Samarinda dan Balikpapan. Ia memiliki luas 35 ha dengan konsep pertanian, alam dan wisata dan berada di antara pertanian rakyat desa Batuah.

Taman Agrowisata Batuah ini dikelola oleh Dinas Pertanian Tanaman Propinsi Kalimantan Timur akan tetapi lokasi dan areanya berada di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Lama tempuh dari Balikpapan ke Taman Agro adalah sekitar 1 jam 30 menit, sedangkan jarak tempuh dari Tenggarong ke Taman Agro adalah sekitar 45 menit.

Adapun beberapa tanaman yang mendapat perhatian pengunjung adalah tanaman anggrek. Taman Agrowisata Batuah ini memiliki bebagai macam jenis tanaman anggrek yang di antaranya adalah Anggrek Alam, Dandrobium, Anggrek Vanda, Anggrek Bulan, dan tanaman hias lainnya.

Anggrek-anggrek di tempat ini juga dapat dibeli dengan harga yang relatif murah. Seperti yang diketahui bahwa tanaman yang satu ini memiliki pesona yang indah dan menawan sehingga mampu memukau para pengunjung yang datang ke Taman Agrowisata Batuah.

Tidak hanya tanaman anggrek, tetapi wisatawan yang datang berkunjung ke Taman Agrowisata Batuah juga dimanjakan dengan pemandangan yang menakjubkan oleh adanya Rumah Kaktus.

Rumah Kaktus ini merupakan salah satu objek yang banyak dikunjungi. Terdapat 10 rumah kaktus yang berjejer rapi dan berwarna-warni. Sama dengan anggrek, kaktus inipun dapat dibeli dengan harga yang relatif murah.

Dapat dibayangkan dengan luas taman yang tidak kecil membuat tanah ini penuh dihiasi tanaman yang indah, asri, unik, juga menyegarkan membuat pengunjung dapat betah berlama-lama mengelilingi tempat ini.

Jiika wisatawan yang datang berkunjung dan ingin bermalam di taman ini, pengelola telah menyiapkan villa dengan gaya rumah panggung untuk bermalam. Tentu saja tidak hanya villa yang disediakan tetapi fasilitas lain seperti café juga disediakan untuk pengunjung yang sudah kelaparan atau hanya sekedar ingin menikmati teh dan kopi sambil memandang taman yang elok dengan harum bunga yang semerbak.

Keuntungan lain jika pengunjung ingin bermalam adalah menikmati buah-buah tropis segar dengan beraneka jenis yang ada di Taman Argowisata Batuah, diantaranya adalah jenis-jenis Rambutan seperti Binjai, Lebak Bulus, Rapiah, Antalagi, Durian, Nanas, Salak Pondoh, Jambu, dll.

Seperti halnya anggrek dan kaktus, buah-buahan ini juga dapat dimakan dan dibeli langsung dengan harga yang relatif murah dan terjangkau.

Tanah seluas 35 ha ini tidak seluruhnya digunakan untuk tanaman, tetapi di sisi lain bagi pengunjung yang memiliki hobi memacing maka tentu akan dipuaskan dengan kolam memancing yang tersedia.

Beberapa kolam pemancingan yang menjadi andalan dari Agrowisata Batuah adalah 3 buah kolam yang berada di lekukan perbukitan yang dapat menampung kurang lebih 100 orang pemancing.

Selain tempat memancing, fasilitas lain yang diberikan adalah Fergola dengan payung bunga, saung tempat istirahat, juga toilet. Tidak hanya itu pengunjung juga memilki pilihan hiburan lain dengan adanya Jogging Ttack dan Camping Ground sebagai tempat berkemah.

Dengan lokasi yang terhampar luas serta berada pada dataran tinggi di tengah-tengah kebun buah-buahan sehingga setiap pengunjung dapat menikmati suasana alam yang indah dengan angin sepoi-sepoi dan adanya aroma keharuman bunga yang menyegarkan.

Disajikannya berbagai wahana pilihan untuk memanjakan pengunjung dan fasilitas yang dibuat sedemikian mungkin untuk mempermudah kebutuhan, rasanya berkunjung ke Taman Agrowisata Batuah menjadi salah satu pilihan yang tepat jika datang ke tanah Kalimantan Timur.

Sumber:

http://jalan2.com/forum/topic/4383-melongok-wisata-agro-di-kalimantan-selatan/

http://www.wacana.co/2016/09/taman-agrowisata-batuah-di-kalimantan-timur/

Agrowisata di sumatera

1. Agrowisata di Sumatera Barat

Indonesia, sesungguhnya memiliki potensi yang sangat besar untuk mengembangkan agrowisata, selain karena citra Indonesia yang cukup kuat pada bidang pertanian juga karena Indonesia dilimpahi oleh kekayaan alam yang sangat indah dan tersebar merata di hampir seluruh wilayah Indonesia. Perubahan dalam konsep budidaya pertanian menjadi agribisnis memungkinkan bidang pertanian berkolaborasi dengan bidang lainnya, tentunya dengan harapan kolaborasi tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang selama ini mengantungkan hidupnya dari bidang tersebut.

Derasnya arus perubahan dan globalisasi ternyata memaksa sektor pertanian Indonesia harus mampu bersaing dengan negara lain secara terbuka di pasar internasional, salah satunya dengan mengembangkan konsep agrowisata. Di Indonesia, Ada banyak daerah yang diyakini mampu mengembangkan konsep agrowisata, sebagai solusi mengembangkan potensi pertanian dan pariwisatanya agar mampu berjalan secara beriringan dan memberi keuntungan satu sama lain, diantaranya adalah Propinsi Sumatera Barat.

Sumatera Barat dikenal sebagai salah satu daerah di Indonesia yang memiliki potensi dalam bidang pertanian yang luar biasa. Dengan kondisi wilayah yang dikelilingi oleh laut serta barisan pegunungan, membuat hampir seluruh wilayah di propinsi ini dikelilingi oleh hutan hujan tropis dengan curah hujan dan kelembaban yang mendukung tumbuh suburnya berbagai jenis tanaman tropis. Komoditi pertanian yang dihasilkan kota-kota di wilayah Sumatera Barat bahkan telah tersebar luas hingga ke berbagai daerah lainnya di Indonesia.

Di bidang pariwisata, Sumatera Barat juga dikenal sebagai salah satu propinsi yang kaya akan potensi pariwisata alam dengan sumber daya alamnya yang indah serta bentangan bukit barisan yang mengelilingi kota-kota di Sumatera Barat. Tidak heran jika Sumatera Barat di kenal sebagai salah satu daerah tujuan wisata yang terbaik di Indonesia. Kedua potensi ini jika dikembangkan secara bersama akan menghasilkan kekuatan ekonomi baru bagi masyarakat, yaitu agrowisata di Sumatera Barat.

Potensi Agrowisata di Sumatera Barat

Agrowisata, dalam buku “Istilah-istilah Dunia Pariwisata” yang ditulis oleh R.S. Damardjati, didefisinikan sebagai wisata pertanian dengan objek kunjungan daerah pertanian atau perkebunan yang sifatnya khas, yang telah dikembangkan sedemikian rupa sehingga beberapa aspek yang terkait dengan jenis tumbuhan yang dibudidayakan itu telah menimbulkan daya tarik bagi wisatawan untuk mengunjunginya. Berikut beberapa daerah atau kota di Sumatera Barat yang saat ini sedang giat-giatnya mengembangkan potensi agrowisatanya.

  • Agrowisata di Lubuk Minturun, Kota Padang. Kawasan agrowisata ini berada di lokasi Balai Benih Induk (BBI) Dinas Pertanian Provinsi dengan luas lahan 9,5 hektar. Kawasan ini dijadikan wahana edukasi bagi masyarakat khususnya pelajar untuk mengenal berbagai komoditi pangan yang selama ini menjadi andalan kota-kota di Sumatera Barat, sekaligus menjadi ajang untuk berwisata menikmati pemandangan alam dengan udaranya yang sejuk karena berada pada 40 meter dari permukaan laut. Selain tarif masuk yang sangat terjangkau, pengunjung di kawasan agrowisata ini berkesempatan mendapatkan edukasi tentang pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, dan kehutanan. Fasilitas infrastruktur standar sudah tersedia di lokasi, seperti penginapan, musalla, tempat pertemuan, dan tentunya beragam kuliner khas Sumatera Barat juga tersedia di lokasi.
  • Agrowisata di Kabupaten Solok Selatan. Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Solok Selatan, saat ini sedang fokus mengembangkan kawasan agrowisata di daerahnya dengan memadukan berbagai potensi yang selama ini menjadi tujuan wisata andalan dan komoditi andalan kota kabupaten ini. Adapun tujuan wisata dan komoditi andalan tersebut, antara lain kawasan Seribu Rumah Gadang di Koto Baru bisa dijadikan satu paket wisata dengan perkebunan jeruk atau buah naga di Pekonina. Selain itu, ada perkebunan buah manggis yang berada di Nagari Ranah Pantai Cermin bisa dijadikan satu paket wisata dengan objek wisata budaya di Abai, yakni rumah gadang panjang 21 ruang. Dan ternyata masih banyak potensi wisata dan pertanian lainnya yang bisa menciptakan peluang dalam pengembangan agrowisata di Kabupaten Solok Selatan.
  • Agrowisata di Kota Padangpanjang. Tanah di daerah ini sangat subur menjadikan kota ini sebagai salah satu kota penghasil komoditi pertanian dengan hasil yang terbaik, dan dikenal sebagai salah satu pusat agribisnis di Sumatera Barat. Dengan kehandalannya dalam bidang pertanian, secara langsung membuka peluang yang sangat besar bagi pengembangan agrowisata. Dengan potensi keindahan alam yang indah dan dikelilingi perbukitan nan sejuk, berpadu dengan luasnya pertanian jeruk dan komoditi lainnya di kawasan Sungai Andok, membuat peluang agrowisata semakin terbuka lebar untuk tahun-tahun mendatang.

Masih banyak daerah di Sumatera Barat yang memiliki potensi mengembangkan agrowisata, karena selain kaya akan hasil pertanian dan perkebunan, kota-kota di Sumatera Barat juga dianugerahi alam yang indah dan udaranya yang sejuk, membuat siapa saja betah berlama-lama di kota-kota ini. Pengembangan agrowisata secara langsung juga akan meningkatkan taraf hidup masyarakat, dan sekaligus memacu pertumbuhan sektor bisnis yang lain seperti bidang properti, yang di tahun-tahun mendatang akan menjadi primadona seiring tumbuhnya kawasan-kawasan bisnis yang berbasic pertanian dan pariwisata.

2. Green House Lezatta

Konsep agrowisata memang bukan konsep baru di Indonesia, tetapi di Sumatera Barat konsep ini masih anyar. Biasanya lokasi wisata di Sumatera Barat kebanyakan mengandalkan keindahan alam saja, di Lezatta mereka meramu hasil alam menjadi destinasi wisata menarik. Pada mulanya Lezatta yang belum genap setahun beroperasi ini adalah green house untuk pembibitan. Berbagai macam sayuran, buah-buahan dan bunga-bungaan pembibitannya dilakukan di sini. Bahkan untuk anggrek saja, menurut Elvi, satu-satunya insinyur pertanian yang bekerja di Lezatta, tersedia ratusan jenis. Mulai dari yang biasa saja hingga yang langka, dijual dengan harga bervariasi per pot.

Walaupun sebetulnya Lezatta ini adalah usaha pembibitan, tapi aku akan membahasnya lebih banyak dari sudut pariwisata. Green house ini tidaklah terlalu luas, hanya lebih kurang 400 m2 dan terletak persis di tepi jalan sekitar 12 kilometer dari Bukittinggi ke arah Payakumbuh. Untuk masuk ke dalam, pengunjung diharuskan membayar Rp 10.000,- per orang. Kebanyakan pengunjung bukanlah untuk mencari tahu mengenai proses pembibitan, tetapi hanya untuk berfoto-foto. Pengelola lumayan cerdik mendesign lokasi sempit ini sebagai tempat berfoto. Sayangnya aku beberapa kali terkecoh karena ternyata banyak juga bunga plastik menghiasi interior.

Di dalam juga tersedia kafe kecil yang dirancang seolah menyatu dengan alam. Memang tidak luas, tetapi cukup nyaman untuk tempat istirahat. Dari pintu masuk hingga ke tempat pembibitan dihiasi dengan aksesori warna-warni. Sekali lagi sangat disayangkan aksesori berupa bunga-bungaan plastik terlalu banyak. Ketika kutanyakan kenapa begitu, mereka beralasan bahwa itu ditujukan hanya untuk membuat lokasi foto, yang memang paling banyak digunakan, tetap semarak dan berwarna warni. Karena tanaman yang ada tidak selalu berbunga setiap saat. Mungkin ini ada benarnya juga. Tetapi alangkah lebih baik lagi kalau bunga plastik ini tidak ada.

Ruang pembibitan terletak di bagian paling belakang. Di sini, selain bibit sayuran, ratusan jenis bunga kaktus bisa kamu temukan. Tetapi tampaknya tidak terlalu banyak jenis tanaman lain yang ada di sini. Lebih lucu lagi di sini juga digantung bunga-bunga plastik. Pengunjung juga bisa berfoto di sini. Ruang ini tidak terlalu besar, hanya memuat 4 deret meja pembibitan yang berisi pot-pot kecil tersusun rapi.

Satu-satunya ruangan yang tidak ada bunga plastik adalah ruang pembibitan anggrek. Di sinilah bisa ditemukan ratusan jenis anggrek yang kumaksud di bagian pertama tulisan ini. Tidak semua pengunjung diperbolehkan masuk ke sini. Anak-anak dan remaja yang memang hanya datang untuk berfoto-foto tidak diperbolehkan masuk, karena anggrek memerlukan perawatan khusus. Anak-anak dan remaja cenderung jahil, mereka tergoda untuk memegang berbagai bunga yang indah tersebut, bahkan ada yang coba memetiknya. Padahal soal memegang dan memetik ini sudah diberitahukan. Orang dewasa yang masuk ke ruangan ini pun harus dikawal oleh petugas dan tidak diperkenankan sekaligus dalam jumlah banyak.

Untuk mengelilingi seluruh lokasi memang tidak butuh waktu yang terlalu lama, 1 jam sudah cukup. Itupun sudah termasuk waktu untuk bertanya-tanya tentang produk pembibitan. Sebenarnya sih pengunjung yang seharinya bisa ratusan dan ribuan di hari libur tidak terlalu peduli dengan teknis pertanian. Mereka lebih banyak hanya berfoto di sini. Berfoto dengan latar belakang dan suasana warna-warna memang selalu menarik.

Sumber:

http://www.urbankompas.com/potensi-agrowisata-di-sumatera-barat/

https://minangkabau.travel/green-house-lezatta-agrowisata-mini-yang-sedang-naik-daun/

Agrowisata di jawa

Yuk berlibur di berbagai agrowisata menarik di Pulau Jawa!

Sudah kita ketahui bersama bahwa negara kita tercinta ini merupakan negara agraris. Ya, Pertanian kabarnya menjadi sektor utama perekonomian bangsa ini.

Seiring perkembangan zaman, pertanian dan kegiatan-kegiatan didalamnya justru menjadi hal menarik bagi sebagian masyarakat. Hal ini tidak terlepas dari urbanisasi yang terjadi dimana wilayah perdesaan lambat laun berubah menjadi laiknya perkotaan.

Pergeseran daya guna lahan inilah yang akhirnya membuat berbagai kegiatan pertanian menjadi menarik oleh penduduk perkotaan. Menariknya ialah ketertarikan ini ditanggapi positif oleh sebagian penggiat pertanian. Mereka mengonsepkan kegiatan pertanian menjadi suatu kegiatan wisata atau sekarang dikenal dengan istilah Agrowsiata.

Agrowisata sebenarnya sudah cukup lama ada, namun dewasa ini jenis kegiatan wisata di lahan pertanian ini justru semakin menggeliat dan terus dikembangkan sejalan dengan minat masyarakat yang tinggi.

Di Indonesia, daerah Jawa memang menjadi wilayah tersubur. Karena alasan itulah kegiatan agronomi sangat tumbuh subur, sama suburnya seperti wilayah perkotaannya. Hal tersebut akhirnya membuat konsep Agrowisata pun beriring sejalan semakin banyak dan berkembang dengan sangat baik dan menarik.

Berikut kita ulas beberapa agrowisata yang terdapat di wilayah Jawa yang bisa menjadi alternatif destinasi wisata kamu selanjutnya.

1. Rasakan Langsung Asam Manisnya Strawberry di Sweetberry Agrowisata, Puncak – Cianjur

Kawasan Puncak Bogor/Cianjur memang sudah terkenal sebagai kawasan wisata alam dataran tinggi. Lokasinya yang dekat dengan ibukota negara membuat Puncak Bogor selalu menjadi destinasi favorit bagi warga ibukota yang haus akan kesegaran udara. Tak peduli harus bermacet ria, nyatanya tetap saja angka kunjungan selalu tinggi.

Jika kamu bosan dengan nuansa perkebunan teh di kawasan puncak, cobalah menuju daerah Puncak sisi Cianjur tepatnya di Jl. Mariwati, Cipanas, kawasan Villa Apple garden. Di Lahan seluas 3 hektar, terdapat sebuah kawasan Agrowisata yang memfokuskan di bidang perkebunan strawberry.

Dengan tarif masuk hanya sekitar Rp 7.000 saja kamu bisa puas berekrasi di kawasan perkebunan strawberry. kamu juga akan diberikan segelas jus strawberry secara percuma.

Tentu saja yang menjadi atraksi paling menarik ialah wisata memetik buah strawberry langsung dari tangkai tanamannya. Nah, untuk yang satu ini setelah memetik, hasil petikannya akan ditimbang dan kamu harus membayar sekitar Rp 14.000 untuk satu keranjang sedang. Jauh lebih murah dibanding kalian membeli di jalanan tentunya.

Tidak hanya menyediakan wisata petik Strawberry, di sini juga menyediakan paket wisata lain baik untuk individu maupun untuk rombongan seperti pelatihan budidaya strawberry, teknik mengolah strawberry, dan kegiatan rekreasi lain seperti water slide, naik kuda, perahu bebek dan mobil atv.

Agrowisata yang juga ada perkebunan sayur ini, buka setiap hari dari pukul 7 pagi hingga 5 sore.

Sumber foto : http://www.sweetberry-agrowisata.com/

2. Sumedang Juga Punya Wisata Agro Bertema Agroteknobisnis

Sumedang tidak hanya soal tahu dan tahu. Kota/Kabupaten di Jawa Barat ini juga tengah mengembangkan agrowisata dengan basis teknik dan bisnis.

Berlokasi di Desa Nagorak, bagian Selatan dari Kota Sumedang tepatnya sekitar 6 km dari alun-alun kota. Kawasan desa ini berada di dataran tinggi sekitar 900 mdpl sehingga cuaca sejuk dan dingin akan langsung menyapa.

Selama perjalanan yang cenderung menanjak dan berkelok, kamu sudah akan disambut dengan panorama pertanian dan pegunungan khas perdesaan.

Hanya dengan tiket masuk sebesar Rp 1000 saja, kamu sudah bisa menikmati beragam fasilitas yang disediakan di kawasan yang lebih dikenal dengan nama KAS alias Kawasan Agroteknobisnis Sumedang.

Di kawasan perdesaan ini, kamu akan mendapatkan pengalam wisata pertanian yang cukup lengkap, dari mulai pertanian sawah, perkebunan, budidaya tanaman buah, perikanan, hingga ke peternakan.

Memetik buah, bercocok tanam, belajar budidaya, memancing, beternak semua bisa dilakukan. Ya, semua terpadu sehingga kamu sudah seperti mendapat keuntungan lebih hanya di satu tempat. Tidak hanya berwisata, kamu tentu akan belajar banyak untuk inspirasi yang bisa dibawa pulang.

Kamu yang berencana menginap juga tak perlu khawatir karena tersedia homestay yang sengaja disediakan untuk melengkapi fasilitas wisata yang ada. Tak hanya itu, jika kamu merasa kurang menantang jika menginap di kamar, kamu bisa menyewa tenda untuk melakukan camping di kawasanpegunungan Puncakunjang. Di salah satu spot di ketinggian sekitar 1400 mdpl juga terdapat rumah pohon.

kas.jpg.0629e2a4d2246dd8185408520a79a008

Sumber foto : http://www.wisatajakarta.co.id/2015/02/tempat-wisata-di-sumedang-kas.html

3. Berada di Kaki Gunung Slamet, Agrowisata Lembah Asri di Purbalingga Juga Menarik untuk Dikunjungi

Purbalingga, salah satukabupaten di Jawa Tengah ini ternyata memiliki wisata pertanian yang cukup besar dan terkenal. Bernama Agrowisata Lembah Asri, awalnya tempat wisata alam satu ini lebih dikenal dengan nama Rest Area atau Kebun Stroberi.

Kebun Strawberry memang menjadi perkebunan utama di kawasan yang berada di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah ini. Namun, semenjak tahun 2014 silam, pengembangan kawasan wisata terus digencarkan melihat animo masyakarat yang cukup baik.

Bagi kamu yang tertarik berwisata petik Strawberry, cukup mengeluarkan biaya Rp 15.000 untuk dengan puasnya memetik dan memakan Strawberry langsung di tempat. Tentu saja jika ingin membawa pulang, ada biaya tambahannya sebesar Rp 25.000 per kilogramnya.

Tidak hanya itu tentang perkebunan, kawasan agrowisata ini juga menyediakan wahana rekreasi alam seperti flying fox, ATV, paint ball, hingga berkuda. Cukup komplit untuk menikmati wisata alam dalam satu lokasi, apalagi bagi kamu yang berwisata dengan anak kecil tentu lokasi wisata ini sangat cocok untuk melatih keberanian dan pengetahuan mereka.

Puas bermain outbound, bersantai dibawah pepohonan pinus atau di gazebi dengan panorama alam pegunungan yang menghijau tentu sangat menyegarkan. Bahkan kamu yang mau menginap di homestay atau dengan camping menggunakan tenda.

purbalingga.png.c8e80497be397fb88e9c0221

https://instagram.com/ exploreserangpbg

4. Agrowisata Kalibendo di Banyuwangi ini, Ternyata Menjadi Produsen Kopi Robusta Kualitas Terbaik di Indonesia

Berada di areal perkebunan Kalibendo milik perusahaan besar, Agrowisata Kalibendo sekarang menjadi salah satu destinasi wisata yang cukup populer seiring nama Banyuwangi yang sedang naik daun sebagai tempat wisata.

Di perkebunan di daerah Glagah ini dapat dijumpai tanaman karet, cengkeh, dan terutama kopi sebagai andalan utama untuk kegiatan agrowisata. Kopi di perkebunan ini merupakan jenis arabica dan robusta. Untuk jenis Robusta, dianggap sebagai Kopi Robusta kualitas nomor wahid di Indonesia. Selain itu, karena naik daunnya kopi luwak membuat pengelola mengembangkan kreasinya dengan merambah produksi kopi luwak pula.

Kawasan agrowisatanya sendiri dapat dilalui dengan menaiki puluhan anak tangga atau jika memungkinkan menggunakan sepeda gunung. Sesampainya di atas, terdapat tiga pos yang siap menyambut. Pertama ialah pos bernama Pondok Robusta. Di pondok yang berupa bangunan tradisional tersebut, kalian bisa menemukan beragam jenis kopi dari mulai arabica, luwak, dan tentunya robusta.

Puas menyeruput kopi pilihan atau membeli kopi untuk buah tangan, kamu bisa melanjutkan berjalan kaki atau bersepeda menuju pos berikutnya yaitu wisata karet. Hutan karet yang luas berpadu dengan panorama alami sekitarnya tidak hanya membuat kamu belajar tentang produksi karet tapi juga menyegarkan pikiran.

Terakhir ialah pos pabrik untuk mengenal prosos produksi dari mulai memilah hingga mengolah biji kopi menjadi kopi bubuk yang siap diminum.

Karena berada di lereng pegunungan, nuansa sejuk tentu akan sangat mendominasi. Selain itu, panorama alam dan kekayaan alam lainnya juga menjadi daya tarik lain selain agrowisata. Dalam perjalanan menuju hutan karet, ada sungai alami yang terkenal karena sangat jernih dan menyegarkan. Selain itu, air terjun yang sering disebut Air Terjun Kalibendo juga tak kalah menawannya untuk melengkapi kegiatan wisata di agrowisata ini.

kalibendo.jpg.8c9a693748d0b76e30488bfee2

Sungai Kalibendo, via https://www.pinterest.com/ Tania Rahma

5. Salah Satu Pioneer Agrowisata di Indonesia ini, Tentu Jangan Dilewatkan Begitu Saja

Bernama Kusuma Agrowisata, tempat wisata berbasis pertanian ini berada di Kota Wisata Batu, Malang, Jawa Timur tepatnya di Jl. Abdul Gani Atas.

Mendengar kata Malang mungkin yang terlintas dipikiran ialah Apel. Ya, di agrowisata ini menawarkan wisata pertanian apel sebagai tema utama selain juga wisata buah lainnya.

Seperti pada judulnya, Kusuma Agrowisata memang mentakbirkan dirinya sebagai salah satu pioneer kegiatan wisata berbasis agronomi di Indonesia karena sudah berdiri sejak tahun 1991.

Ada beberapa paket yang ditawarkan di Kusuma Agrowisata, yang termurah ialah seharga Rp 55.000 untuk weekday dan Rp 60.000 untuk weekend. Tiket masuk ini sudah termasuk yogurt, jus buah, memetik 2 buah apel, 2 jambu atau jeruk, dan roti bakar secara percuma.

Selain apel, ada juga wisata petik strawberry dengan tarif yang serupa dengan wisata petik apel. Keduanya sama-sama menarik dan menyenangkan.

Tak puas hanya sekedar wisata memetik buah, kamu bisa juga ikut outbound seperti flying fox, ATV funride, Menunggang Kuda, Air Softgun, wahana Air, dan masih banyak lainnya. Tarif untuk permainan individu (bukan rombongan) mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 180.000.

Kelebihan lain dari Kusuma Agrowisata selain fasilitas outbundnya yang lengkap dan memadai ialah tersedianya restaurant Apple House dan Strawberry House dengan beragam menu spesialnya.

Kusuma Agrowisata juga menyediakan hotel untuk kamu yang berminat menginap merasakan sejuknya cuaca di ketinggian sekitar 1000 mdpl tersebut.

Kamu yang berminat datang, Kusuma Agrowisata buka setiap hari dari pukul 8 pagi hingga 5 sore.

sumber foto : http://media.halomalang.com/media/

6. Berkonsep Taman Wisata, Sondokoro Siap Menghadirkan Kesan Berbeda dari Agrowisata

Jika biasanya Agrowisata sangat identik dengan wisata ditengah-tengah perkebunan atau persawahan, maka kesan tersebut akan sedikit berubah ketika menyambangi Agrowisata di Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah ini.

Sondokoro, begitulah nama agrowisata satu ini. Berjarak sekitar 12 km dari Kota Solo, konsep agrowisata yang dihadirkan ialah memadukan tema perkebunan, industri, edukasi, dan agrowisata tentunya.

Kawasan ini awalnya hanya merupakan areal Pabrik Gula Tasik Madoe yang masih terus beroperasi hingga saat ini. Pabrik tua tersebut juga dikelilingi bangunan-bangunan tua lainnya serta lokomotif tua yang masih bisa dijalankan.

Wisata agrowisata memang ditekankan pada produksi gula dari tebu. Pengunjung bisa mengunjungi pabrik dan belajar langsung proses pengolahan tebu. Jika datang saat musim giling, maka kamu juga mendapat bonus karena bisa melihat proses penggilingannya.

Tiket masuk yang hanya sebesar Rp 5000 saja, dan kamu bisa menikmati kawasan wisata menarik ini. Karena tidak seperti areal agrowisata umumnya yang mungkin harus berkotor-kotoran, maka Sondokoro bisa lebih luas menggaet pengunjung dari berbagai kalangan. Mereka tetap bisa merasakan sensasi agronomi dan pengetahuan, tapi juga mendapatkan kepuasan rekreasi dari wahana-wahana yang tersedia.

Ya, di sini juga tersedia beberapa wahana permainan baik untuk anak maupun dewasa seperti flying fox, panjat tebing, jembatan gantun, waterboom, dan terutama berwisata menggunakan kereta uap.

Kereta uap kuno yang masih beroperasi tersebut menyediakan beberapa paket dengan tarif hanya sekitar Rp 5000 saja perorang untuk berkeliling kawasan pabrik gula dan tebu.

Bagi kamu yang sudah lelah berkeliling dan ingin bersantai, bisa menuju sebuah plaza yang dilengkapai gazebo-gazebo untuk beristirahat sembari menikmati pemandangan taman.

Jangan lupa membeli buah tangan karena terdapat juga pedagang souvenir yang menjajakan barang dagangannya di kawasan wisata agro ini.

sondokoro-karanganyar.jpg.12b1e4d18f743d

Wisata Lokomotif Tua, via http://wisata.surakarta.info/

7. Sleman Juga Punya Agrowisata Khusus Salak Pondoh

Buah bersisik alias Salak memang sudah tidak asing lagi dikehidupan masyarakat Indonesia. Meskipun mungkin tidak bisa dijumpai sepanjang tahun, namun buah ini tetap menjadi idola karena rasa dan teksturnya yang khas.

Di daerah Sleman, Jogjakarta ternyata juga mengembangkan konsep agrowisata khusus untuk perkebunan Salah jenis Pondoh. Agrowisata Turi Sleman, begitu biasanya perkebunan salak ini dikenal.

Lokasi perisis nya berada di kampung Gadung, Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Jogjakarta. Jaraknya ialah sekitar 25 km arah utara dari Kota Jogja. Jika menggunakan angkutan umum, kamu bisa naik bus Yogya – Magelang dan turun di RSU Murangan. Kemudian dilanjutkan dengan angkot langsung menuju agrowisata ini.

Kawasan perkebunan ini juga dikelilingi permukiman warga yang juga mengolah perkebunan. Di depan rumah mereka biasa memilah-milah salak untuk kemudian didistribusikan.

Kamu yang ingin merasakan sensasi berkeliling masuk ke perkebunan juga bisa dilakukan namun tentu harus sangat berhati-hati. Hal ini karena pohon salak memiliki duri dan ditambah lagi ukurannya yang pendek dan berdekatan tentu akan menyulitkan. Kurang lebih mirip dengan perkebunan kelapa sawit.

Di kebun ini sendiri terdapat sekitar 17 jenis salak dari mulai Salak Pondoh Kualitas Super, Salak Pondok Kuning, Salak Manggala, Salak gading, Salak Bali, Salak Semeru, dan lain sebagainya.

Tarif wisata petik salak ialah Rp 10.000 saja dimana kamu bisa puas memetik dan memilih Salak langsung dari pohonnya. Jika berminat puas memetik buah, datanglah saat musim panen yaitu sekitar bulan Mei-Juni atau November-Desember. Pengunjung juga tentu bisa membeli buah salak langsung sebagai oleh-oleh dengan harga lebih murah dari di pasaran yaitu sekitar Rp 5000 saja perkilonya.

Tidak cukup sekedar wisata di kebun salak, pengembangan sebagai kawasan wisata seluas 27 hektar tersebut juga dilakukan dengan membuat perkebunan lain berupa tanaman obat seperti temulawak, jahe, kencur, dan sebagainya. Selain agrowisata, ada pula pengembangan lain yaitu Wisata Taman Air yang memperkaya variasi jenis rekrasi.

panen-salak-pondoh.jpg.abc4278bdbd428430

Sumber foto : http://yogyakarta.panduanwisata.id/files/2012/07/panen-salak-pondoh.jpg

Sumber:

http://jalan2.com/forum/blogs/entry/1231-yuk-berlibur-ke-berbagai-agrowisata-menarik-di-pulau-jawa/

Masalah khusus hubungan kantor pusat dan kantor cabang

Masalah khusus kantor pusat dan kantor cabang

Perusahaan yang mempunyai lebih dari satu kantor cabang dan akuntansinya menerapkan sistem desentralisasi mempunyai beberapa transaksi yang perlu diperhatikan secara khusus, diantaranya :

  1. Pengiriman uang (transfer) uang antar cabang
  2. Pengiriman barang antar cabang
  3. Barang untuk cabang di nota di atas harga pokok

1. Pengiriman uang (transfer) uang antar cabang

Pengiriman uang antar cabang (interbranch transfer of cash) ini terjadi, apabila perusahaan mempunyai cabang lebih dari satu. Untuk mengendalikan aktivitas tiap – tiap cabangnya biasanya kantor pusat mengadakan pembatasan – pembatasan yang menyangkut hubungan cabang tertentu dengan cabang lainnya.

Pada waktu – waktu tertentu kantor cabang diperintah oleh kantor pusat untuk mengirim uang ke kantor cabang lain. Bila terjadi hal demikian, transaksi tersebut harus diselesaikan melalui akun kantor pusat.

2. pengiriman barang antar cabang

Seperti halnya pada pengiriman uang antar cabang, dalam hal pengiriman barang antar cabang (interbranch transfer of marchandise) maka otorisasinya terjadi transaksi tersebut, biasanya ada pada kantor pusatnya.

  1. Hubungan umum, kantor pusat menyediakan barang dagangan untuk masing – masing kantor cabang.
  2. Hubungan khusus, kantor pusat dapat meminta dan menyetujui pengiriman barang dagangan dari satu kantor cabang ke kantor cabang lainnya.
  3. Masalah khusus, biaya angkut (freight charges) yang dibebankan kebada dan dibayarkan oleh kantor cabang yang mengirim : kepada kantor cabang yang menerima serta perhitungan pembebanan biaya angkut di kantor pusat.
Jika dalam pegiriman barang ada biaya pengiriman yang diperhitungkan dan menjadi beban kantor cabang maka pencatatan yang dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Biaya pengiriman yang dibayar dahulu oleh kantor cabang nantinya dapat diperhitungkan sebagai beban kantor pusat.
  2. Bila kantor pusat mengirimkan barang langsung ke kantor cabang, biaya pengiriman dibebankan kepada kantor cabang yang menerima barang kiriman dihitung sesuai biaya pengiriman yang benar-benar terjadi.
  3. Bila terjadi selisih dalam perhitungan pembebanan biaya pengiriman antar cabang, maka akan dicatat selisish pengiriman antarcabang.

3. Barang untuk cabang di nota diatas harga pokok

Barang – barang yang dikirim oleh kantor pusat ke cabang yang di nota diatas harga pokoknya biasanya dilakukan salah satu dari dua macam harga berikut ini :

  1. Di nota dengan tambahan % tertentu di atas harga pokok
  2. di nota dengan harga jual eceran

Di nota dengan tambahan di atas harga pokok bertujuan sebagai berikut :

  1. kelebihan harga bisa untuk biaya pengiriman barang ke kantor cabang
  2. kantor pusat mempunyai suatu gambaran konkret tentang pendapatan yang mungkin diperoleh kantor cabang.

Di nota dengan harga eceran bertujuan untuk :

  1. Agar kantor cabang tidak mengetahui laba kantor pusat sesungguhnya.
  2. Kantor pusat dapat segera menghitung nilai persediaan yang ada di kantor cabang.
  3. Memudahkan inventarisasi firik barang di kantor cabang.
  4. Adanya keseragaman harga untuk beberapa daerah pemasaran

Kantor cabang di luar negeri

Apabila kantor cabang berada di luar neger maka masalah khusus yang dihadapi bertambah, yaitu yang berkenaan dengan penjabaran laporan keuangan kantor cabang dari yang semula disajikan di dalam mata uang asing (dilihat dari kantor pusat) kedalam mata uang domestik yang digunakan oleh kantor pusat. Masalah ini timbul karena kurs suatu mata uang terhadap mata uang lain selalu mengalami perubahan.

Sumber:

Http://kurniajelly.wireless.com